terminal-wonosari-bakal-dilengkapi-mall-pelayanan-publikSekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Imran Rasyid, bersama Bupati Gunungkidul, Badingah, menunjukkan surat perjanjian, Selasa (3/11/2020). (sutaryono/koranbernas.id)


Sutaryono
Terminal Wonosari Bakal Dilengkapi Mall Pelayanan Publik

SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL – Terminal angkutan umum terbesar di Gunungkidul yang terletak di Kalurahan Selang, Kapanewon Wonosari, akan dilengkapi dengan Mall Pelayanan Publik.


Untuk mewujudkan hal ini, Selasa (3/11/2020) di Wonosari, Pemkab Gunungkidul dan Kementerian Perhubungan melakukan kerja sama pinjam pakai Terminal Dhaksinarga ini untuk dilengkapi menjadi pusat pelayanan publik dari pemerintah maupun lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Imran Rasyid, mengapresiasi langkah pemerintah untuk memanfaatkan terminal tipe A di Gunungkidul untuk dijadikan Mall Pelayanan Publik bagi masyarakat Gunungkidul. Dengan begitu, dapat semakin meningkatkan aktivitas di terminal dan tidak kosong ataupun tidak ada aktivitas masyarakat yang dilakukan.

“Kami sangat mengapresiasi gagasan dari pemerintah Gunungkidul ini. Untuk terminal darat yang dijadikan Mall Pelayanan Publik sekarang ini baru Gunungkidul ini, kalau lainnya memanfaatkan bandara ataupun gedung lain,” kata Imran Rasyid usai penandatanganan perjanjian pinjam pakai barang milik negara dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat pada Kementerian Perhubungan dengan Pemkab Gunungkidul, di rumah dinas bupati.


Ia berharap, kerja sama yang dilakukan ini dapat berjalan dengan baik, memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dari pemerintah. Kemudian juga berdampak pada adanya aktivitas di terminal, dan meningkatkan pendapatan daerah maupun pedagang di sekitar terminal.

Dalam kesempatan ini rombongan Kementerian Perhubungan juga melakukan kunjungan di Terminal Dhaksinarga Wonosari. Menurut dia, masih perlu adanya fasilitas yang harus ditingkatkan sebagai standar pelayanan kepada masyarakat.

“Toilet, kursi dan lain perlu ditingkatkan. Ini juga masuk terminal tipe A yang merupakan ranah Kementerian Perhubungan, jadi nanti secara bertahap akan dibenahi, termasuk nantinya juga akan bangun 2 eskalator,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Gunungkidul, Irawan Jatmiko, mengungkapkan proses perbaikan bagian lantai 2 terminal ini akan dimulai pada November ini. kemudian akhir tahun, Mall Pelayanan Publik dapat dioperasionalkan untuk pelayanan.

“Dana yang digunakan untuk pembuatan Mall Pelayanan Publik ini di tahap awal Rp 600 juta dari APBD Gunungkidul. Nanti secara bertahap akan dimaksimalkan. Kalau sekarang anggarannya masih untuk penanganan Covid-19. Kemudian ada juga dari APBN sekitar Rp 10 miliar karena itu untuk pembuatan eskalator di dua sisi,” terang Irawan.

Dalam tahap awal, ada 4 dinas yang akan membuka pelayanan di Mall Pelayanan Publik. Jika semua sudah siap, termasuk infrastrukturnya, semua OPD akan membuka unit pelayanan di tempat ini, termasuk dengan bank maupun instansi swasta lain. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini