Jumat, 23 Okt 2020,


tidak-pakai-masker-dikenai-sanksi-menyanyikan-lagu-wajibBupati Sleman Sri Purnomo sidak masker di OPD Sleman. (istimewa)


Nila Jalasutra

Tidak Pakai Masker Dikenai Sanksi Menyanyikan Lagu Wajib


SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Bupati Sleman Sri Purnomo bersama Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Sleman, Arip Pramana, beserta jajarannya melakukan inspeksi mendadak (sidak) masker, Kamis (10/9/2020). 

Sidak kali ini menyasar sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) antara lain DPMPPT, Dinas Sosial dan Dinas Dukcapil maupun warga yang beraktivitas di Lapangan Denggung Sleman.


Baca Lainnya :

Bupati menjelaskan kegiatan ini untuk mendisiplinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat agar selalu memakai masker di tempat umum.

Selain itu, juga untuk mengedukasi masyarakat agar membiasakan diri menerapkan kebiasaan baru demi mencegah penyebaran Covid-19.


Baca Lainnya :

“ASN harus mampu menjadi teladan untuk menerapkan kebiasaan baru dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” kata Sri Purnomo.

Sutriyanta selaku Plt Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Sleman mengungkapkan, kegiatan ini merupakan upaya penegakan Perbup Sleman Nomor 37.1 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Saat sidak, menurut Sutriyanta, setidaknya ada tiga orang terjaring tidak pakai masker. Seluruhnya merupakan warga yang berada di sekitar Lapangan Denggung. Petugas kemudian menjatuhkan sanksi.

Hukuman itu beragam bentuknya antara lain menyanyikan lagu Indonesia Raya atau menghafal Pancasila serta menyapu. “Sanksi ada beberapa macam. Di antaranya sanksi sosial termasuk menyapu. Sanksi olahraga, push up dan lainnya. Lalu ada sanksi bela negara membaca Pancasila dan menyanyikan lagu wajib,” ujar Sutriyanta.

Dia menyebutkan sanksi tersebut mengacu poin-poin Perbup Sleman Nomor 37.1. Pemberian sanksi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memakai masker di tempat umum.

“Saya berharap tidak perlu lagi ada sanksi seperti ini. Harapan kita masyarakat semua sadar tentang penerapan protokol kesehatan di tempat umum, salah satunya dengan selalu memakai masker,” kata dia. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini