Sabtu, 18 Sep 2021,


tursiyati-wakil-rakyat-yang-getol-bertani-organikTursiyati saat mengolah lahan pertanian organik. (istimewa)


Wahyu Nur Asmani EW
Tursiyati, Wakil Rakyat yang Getol Bertani Organik

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Politisi dari Partai Nasdem
DPRD Purworejo, Tursiyati, giat melakukan edukasi petani padi organik di Kecamatan Grabag, Purworejo. Sebab, ketika
banjir rob datang, sebagian lahan pertanian gagal panen.



Tursiyati mengajak petani pesisir, khususnya yang berada di Kecamatan Grabag, beralih ke pertanian organik. Berbekal kotoran sapi, sisa gergaji dan sampah batang padi, diolah menjadi pupuk organik. Sedang air seni sapi diolah menjadi pupuk organik cair (POC).


Saat reses, Tursiyati seringkali mendengarkan petani pesisir mengalami kerugian akibat banjir air rob. Serta kerugian akibat hama yang menyerang tanaman padi.

Dirinya berupaya mengatasi hal tersebut dengan menggandeng dua orang ahli dari Fakultas Pertanian Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, Prof Edi Yuwono dan Dr Ir Suprayogi.


Keduanya menyediakan bibit varietas organik Inpari Unsoed 79 Agritan yang tahan terhadap banjir dan hama. Varietas tersebut sudah ditanam di seluruh Indonesia dan hasilnya bagus.

Untuk itu, Tursi (sapaan akrabnya) akan mensosialisasikan sekaligus mengedukasi masyarakat beralih ke pertanian organik.

"Saya akan terus mengedukasi masyarakat beralih ke pertanian organik. Tujuannya untuk menyehatkan tanah lahan pertanian. Sebab selama penggunaan pupuk kimia sebelumnya, telah merusak dan meracuni tanah pertanian," sebutnya, Selasa (27/4/2021), di Gedung DPRD Kabupaten Purworejo.


Selain itu, menurutnya, padi hasil pertanian organik juga menyehatkan tubuh. Tak hanya itu, keunggulan pertanian organik hasilnya tidak kalah dengan padi dari pupuk kimia, dan harganya bisa lebih mahal dari beras premium. Jadi, menurutnya, secara ekonomi petani sangat diuntungkan.

Tursiyati yang juga Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Purworejo ini mengatakan, benih Inpari Unsoed 79 Agritan cocok untuk pertanian lahan pesisir seperti Kecamatan Grabag yang dekat pantai selatan.


“Benih tersebut tahan dengan air rob dan air payau. Dengan pertanian organik, tanaman padi lebih aman dari hama,” sebutnya.

Untuk mendukung pertanian organik tersebut, pihaknya juga akan melakukan program penggemukan sapi. Program pupuk organik membutuhkan air kencing sapi sebagai pupuk organik cair (POC).

Politisi Partai Nasdem tersebut mengakui tidak mudah mengajak masyarakat beralih ke pertanian organik. Mereka beralasan takut hasilnya tidak mudah diterima di pasaran.

“Kami memberikan edukasi dan solusi pertanian organik. Kami jelaskan hasil beras dari pertanian organik relatif lebih mahal daripada beras biasa, lebih menguntungkan petani," jelas Tursi.

Apabila petani kebingungan pemasaran beras organik, pihaknya sanggup membelinya. "Kami memberi solusi bukan hanya teori. Kami tawarkan petani yang mau menyewakan tanah sawah kepada kami atau mau menanam sendiri padi organik, kami siap membantu," katanya.


Tursi tak hanya sekedar berteori. Dia beserta keluarga besarnya sudah memulai dengan percontohan pertanian organik. Pada masa tanam pertama, Tursi mencoba menanam padi organik di atas lahan keluarga seluas 3,5 hektare.

Pada panen raya pertama, Minggu (22/3/2021), hasilnya memuaskan. Perbandingan hasil panen padi biasa dengan padi organik adalah, padi biasa untuk lahan seluas 1 hektar menghasilkan padi 5 sampai 5,5 ton, sedangkan padi organik untuk tanah seluas 1 hektar menghasilkan 6,5 sampai 7 ton.

"Berdasar hasil kajian pertanian organik kondisi lahan cukup berpengaruh, beda sawah, beda lokasi, beda kondisi, tentu saja hasilnya juga beda," katanya.

Melihat hasil padi organik lebih menguntungkan, beberapa lahan milik keluarga diambil alih untuk dikerjakan sendiri. Jadilah untuk masa tanam kedua, lahan percontohannya berkurang. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya. Dia terus mensosialisasikan pertanian organik di wilayahnya.

"Target saya ingin memiliki lahan percontohan untuk pertanian organik seluas 10 hektar," ujarnya.

Kegigihan Tursi dalam edukasi pertanian organik adalah sebagai upaya pendekatan kemasyarakatan sebagai seorang wakil rakyat. "Saya menawarkan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat agar masyarakat semakin percaya," tegasnya. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini