Selasa, 24 Mei 2022,


universitas-alma-ata-mengembangkan-ruang-kreasiPemberian bantuan UAA kepada warga Desa Guwosari. (istimewa)


Yvesta Putu Ayu Palupi
Universitas Alma Ata Mengembangkan Ruang Kreasi

SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA-- Universitas Alma Ata (UAA) mengimplementasikan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendibudristek).


Program dilaksanakan melalui keterlibatkan sivitas akademi dengan mitra dalam rangka memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.


Di antaranya pembangunan Ruang Kreasi UMKM ke Kalurahan Guwosari Pajangan Bantul. Selain itu, juga pemberian bantuan incinerator pengolah sampah kepada warga.

"Program ini sebagai bentuk upaya menselaraskan dengan program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan ekonomi desa dilaksanakan dengan bentuk pengabdian masyarakat bermitra dengan salah satu perbankan BUMN," ujar Daru Estiningsih,  Kepala Lembaga Penelitian dan Penjaminan Mutu (LPPM) UAA, Senin (17/1/2022).


Menurut  Daru, serah terima bantuan dilaksanakan Selasa 11 Januari 2022 disaksikan Bupati Bantul  Abdul Halim Muslih serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul maupun Panewu Kapanewon Pajangan.

Pengadaan mesin incinerator diharapkan menjadi solusi permasalahan dalam hal sampah residu. Dengan demikian Guwosari tidak lagi menyumbang sampah residu di TPA Piyungan dua kali dalam satu bulan.

Program tersebut diharapkan membuat Guwosari menjadi percontohan bagi kalurahan di DIY. Ke depan DIY dapat menjadi pioner propinsi yang bebas sampah dengan cara menyelesaikan sampah mulai dari bawah (tingkat kalurahan) atau mulai dari sumber sampahnya (masyarakat).

"Dengan adanya prongram bantuan mesin Incinerator akan sangat membantu penyelesaian sampah residu di TPS 3R Go-Sari BUM Desa Guwosari Maju Sejahtera sehingga kalurahan Guwosari benar-benar bisa terbebas dari sampah," paparnya.

Pembangunan Ruang Kreasi UMKM, lanjut Daru, bisa meningkatkan potensi UMKM Guwosari. Desa tersebut membutuhkan fasilitasi untuk pengembangannya agar dapat lebih optimal kebermanfaatannya bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

"Guwosari sangat memerlukan suatu ruang atau media yang memadai sehingga diharapkan dapat menjadi sentral bagi kegiatan ekonomi kreatif seluruh UMKM di wilayah ini menjadi cikal bakal bagi tercapainya digitalisasi UMKM serta memperluas jaringan bisnis UMKM ke skala yang lebih luas," tandasnya. (*)


TAGS: Guwosari  Bantul 

SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini