Kamis, 05 Agu 2021,


vaksinasi-pedagang-pasar-karanganyar-tidak-ada-antrean-panjangBagian los Pasar Karanganyar, pedagang libur di hari vaksinasi. (nanang w hartono/koranbernas.id)


Nanang W Hartono
Vaksinasi Pedagang Pasar Karanganyar, Tidak Ada Antrean Panjang

SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Hari pertama vaksinasi Covid-19 untuk pedagang pasar di Pasar Karanganyar, Selasa (15/6/2021), tidak terjadi antrean panjang. Dinas Kesehatan Kebumen menyiapkan 1.500 dosis vaksin Covid-19, karena berdasarkan data jumlah pedagang 1.000 orang.


Pengamatan koranbernas.id, kegiatan vaksinasi yang dimulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB, baru 400 orang yang hadir. Bahkan, belasan orang yang ikut vaksinasi bukan pedagang.


Kepala UPTD III Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kebumen, Jumono, kepada koranbernas.id menjelaskan jumlah pedagang di Pasar Karanganyar 800-1000 orang. Sejumlah karyawan toko di pasar itu telah mengikuti vaksinasi di luar program vaksinasi khusus pedagang.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen mengadakan program vaksinasi massal untuk para pedagang pasar. Vaksinasi terhadap pedagang karena angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kebumen meningkat.


Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, mengatakan pasar dipilih sebagai lokasi vaksinasi karena tempat ini menjadi wilayah yang paling banyak dikunjungi masyarakat. Banyak orang berinteraksi satu dengan yang lain, sehingga rawan terjadi penyebaran Covid-19. Bupati Arif menyampaikan hal tersebut saat meninjau vaksinasi pedagang pasar Karanganyar.

Kepala Dinas Kesehatan Kebumen, dr Budi Satrio, mengatakan dinasnya menyiapkan 1.500 dosis. Jika vaksinasi hari pertama belum sesuai target, akan diselenggarakan lagi vaksinasi kedua. Warga non-pedagang dibolehkan mengikuti vaksinasi di pasar.

Beberapa pedagang mengungkapkan, sehari sebelum pelaksanaan vaksinasi, pengelola pasar mengumumkan kegiatan itu dengan pengeras suara. Pada hari pelaksanaan, sejumlah pedagang tidak membuka lapak losnya. "Mungkin kondangan atau takut divaksin," kata Parsiyem, pedagang di los sayuran.

Beberapa pedagang, seperti Samirah, mengaku sudah divaksin di desa. "Saya sudah dua kali," kata Samirah sambil menunjukkan dua lembar sertifikat vaksinasi Covid-19.

Surat Bupati Kebumen tertanggal 11 Juni 2021, antara lain menyebutkan kegiatan vaksinasi untuk pedagang hingga Agustus 2021. Sanksi administratif pedagang yang tidak mau divaksinasi, tidak boleh berdagang di pasar. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini