wakil-bupati-purworejo-yuli-hastuti-hadiri-pengajian-merti-desa-kalisemo-bersama-ustadzah-mumpuniWakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti memberikan sambutan saat menghadiri pengajian dalam rangka Merti Desa Kalisemo Kecamatan Loano. (istimewa)


Wahyu Nur Asmani EW
Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti Hadiri Pengajian Merti Desa Kalisemo Bersama Ustadzah Mumpuni

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Wakil Bupati (Wabup) Purworejo Hj Yuli Hastuti SH menghadiri pengajian dalam rangka acara merti desa di Desa Kalisemo Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (24/12/2022).


Pengajian kali ini diisi tausiyah ustadzah kondang Mumpuni Handayayekti dari Cilacap. Tampak hadir anggota Komisi II DPRD Purworejo, Rohman, Forkompimcam Loano, tokoh agama dan tokoh masyarakat.


Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat dan Pemerintah Desa Kalisemo, yang telah melaksanakan kegiatan merti desa atau selamatan ini, sebagai salah satu bentuk pelestarian tradisi dan budaya bangsa.

"Apalagi merti desa ini diisi dengan kegiatan bernuansa religius, menghadirkan ustadzah kondang Mumpuni Handayayekti," ujarnya.


Menurut Wabup, kegiatan merti desa merupakan salah satu nilai budaya yang perlu terus dijaga kelestariannya. Karena sebagai bentuk kecil dari ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Merti desa, bersih desa, selamatan desa, sedekah bumi atau kegiatan sejenis, pada hakikatnya merupakan sebuah kegiatan yang menjadi simbol rasa syukur masyarakat kepada Tuhan atas segala karunia yang diberikan-Nya. Selain sebagai manifestasi rasa syukur kepada Yang Maha Esa, kegiatan seperti ini juga merupakan sebuah perwujudan keselarasan manusia dengan alam,"  katanya.

Wabup mengingatkan, kegiatan seperti ini sangat penting untuk dipelihara, karena dapat dimanfaatkan sebagai wadah masyarakat dalam membina interaksi sosial.

"Harapannya ini merupakan sebuah wadah, di mana warga masyarakat dapat membina tali silaturahmi, saling menghormati, serta saling tepa selira, terkhusus untuk warga masyarakat Desa Kalisemo ini, dan pada umumnya untuk masyarakat Purworejo. Tradisi merti desa dilaksanakan selain bertujuan untuk menciptakan harmoni di masyarakat, juga merupakan kebanggaan pada kekayaan budaya masyarakat," katanya.

Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti (baju hitam) bersama ustadzah kondang Mumpuni Handayayekti. (istimewa)

Pada kesempatan itu Yuli Hastuti menyampaikan masyarakat memiliki potensi besar untuk ikut andil dalam pembangunan Purworejo. Yaitu, adanya Proyek Strategis Nasional Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA), Badan Otorita Borobudur (BOB), Bendungan Bener serta Tol Cilacap-Yogyakarta.

"Oleh karena itu, berbekal nilai kearifan lokal yang masih terjaga ini, saya mengajak masyarakat Desa Kalisemo untuk bersama-sama menangkap peluang, berkreasi, berinovasi, menggali dan mengembangkan potensi yang ada di desa. Dengan demikian, potensi-potensi yang dimiliki benar-benar dapat diekplorasi secara optimal," ajaknya.

Ustadzah Mumpuni menyampaikan ceramah antara lain tentang pengendalian emosi teruntuk orang tua kepada anaknya. Terutama jangan berkata kasar, buruk ataupun sejenisnya terhadap anak.

"Jangan sampai mengucapkan umpatan buruk terhadap anak, karena doa orang tua apalagi seorang ibu itu mustajab," katanya. (adv)



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini